Sabtu, 09 April 2016

Eksepsi Pemograman Java

assalamualaikum wr.wb

Tulisan dibawah ini bertujuan untuk menyelesaikan TA9 praktikum Algoritma Pemograman 
Lanjut, bahasa pemograman yang dipakai adalah bahasa pemograman java.

Eksepsi atau Exception merupakan kondisi abnormal yang muncul saat kode dijalankan, eksepsi juga merupakan teknik menaganan tanpa harus menghentikanya program yang berjalancontoh jika suatu bilangan dibagi 0 akan menghasilkan jawaban yang tidak terdefenisi maka ini akan membuat error program. Penanganan bisa kita lakukan dengan mengunakan statement try, catch, finally, throw dan throws, nah apa sih maksut dari statement-statement itu? 


  • Try digunakan untuk meletakkan code yang kemungkinan akan memunculkan Eksepsi.
  • Catch digunakan sebagai Exception handler untuk menangkap Exception yang dilempar di dalam blok try.
  • Finally digunakan bila semua kode yang terdapat dalam blok finally pasti akan dieksekui apapun yang terjadi di dalam blok try catch.
  • Throw digunakan untuk melempar Exception secara eksplisit. mendaftar Exception-Exception yang akan dilempar statement throw di dalam suatu method, jika method tersebut tidak menyediakan Exception handling.
  • Penggunaan throws berhubungan erat dengan penggunaan eksepsi yang dicek oleh java.


contoh :

Try-Catch

if (a==0){
}

try{
      kode suspency melempar eksepsi
      }catch (ArithmaticException ex){
         //kode untuk menangani objek eksepsi
      }
  

Throw

if (kondisi){
     throw objekEksepsi > ketika throw ditambahkan kedalam suatu logika atau body method maka dituliskan throws pada header method


ThroClass.java
class ThroClass {
static void myMethod() throws ClassNotFoundException {
throw new ClassNotFoundException (“ only ”);
}
}
Main.java
class Main {
public static void main(String args[]) {
try {
ThroClass.myMethod();
} catch (ClassNotFoundException e) {
System.out.println(e);
}
}
}

nah itu dia sedikit yang saya ketahui dari materi Eksepsi yang sudah saya dapatkan, kurang lebihnya mohon maaf.

wassalamualaikum wr.wb

Sabtu, 02 April 2016

Abstract Class & Interface

Assalamualaikum wr.wb

Tulisan ini di tulis dengan tujuan menyelesaikan TA8 praktikum Algoritma Pemograman Lanjut. tulisan ini berdasarakan apa yang telah dosen saya sampaikan.
Langsung aja yuuukkk...

Abstract dan Interface merupakan bentuk khusus inherintance

ABSTRACT

  Abstract class didefinisikan sebagai class yang tidak bisa digunakan untuk membuat object.

  1. Bagaimana agar method harus di override oleh subclass? Jawabanya adalah dengan membentuk abstract class
  2. Bagaimana cara memungkinkan terjadinya multiple inherintance? Jawabanya dengan mengunakan interface

  • override memberikan logika berbeda di subclass
  •  Abstract class berfungsi menyimpan abstract method
  • Abstract method harus dituliskan pada abstract class
Pengunaan abstract class
  • Hanya class abstract yang memiliki method abstract
  • Method abstract harus di-override oleh subclass
  • Method abstract tidak memiliki body method

Syarat abstract method
  • Tidak memiliki body method atau logika pemograman
  • Harus dituliskan di abstract class


Abstract class tidak bisa dibentuk objek walaupun memiliki konstruktor
Kontruktor pada abstract class diturunkan ke kelasnya.


 INTERFACE 
  •  Setiap sifat yang dimiliki interface harus di override oleh subclass
  • Setiap method dari interface tidak memiliki logika atau body method
  •  Interface adalah prototype kelas yang berisi definisi konstanta dan deklarasi method
  •  Interface digunakan untuk menyatakan spefisikasi fungsional beberapa kelas secara umum. 
Aturan pemakaian interface
  • Interface digunakan pada sebuah class dengan menggunakan kata kunci implements
  • Class yang mengimplements interface, harus mengoverride setiap method yang ada dalam interface tersebut.